Tas Croissant Louis Vuitton telah menjadi salah satu koleksi vintagenya yang paling dicari di pasar penjualan kembali.
Selain koleksi ikonis terbatas Stephen Sprouse Roses, tas Croissant ini telah menjadi daya tarik utama bagi para penggemar fashion vintage.
Lavladies mengikuti tidak, perkembangan bagaimana tas ini menjadi tas paling diminati di masa kejayaannya?
Kini, mereka pun kembali lagi!
Penasaran? Simak artikel ini hingga selesai ya!
Kembalinya Sang Ikon Croissant Louis Vuitton

Untuk kamu yang sedang mencari tas model ini, sekarang adalah saat yang tepat untuk berburu di pasar penjualan kembali.
Kenapa begitu ya kira-kira?
Sebuah kabar gembira bagi para penggemar tas Croissant Louis Vuitton datang dari koleksi merek ini tahun ini.
Berita ini sudah menjadi perbincangan hangat di The Purse Forum (tPF) sejak awal bulan lalu.
Salah satu sorotan yang paling menarik adalah kembalinya Croissant.
Meskipun Louis Vuitton telah memperkenalkan Loop Bag pada akhir 2021, yang terinspirasi dari ikon tahun 2000-an, Croissant Bag, bentuk aslinya kini benar-benar kembali.
Croissant louis vuitton MM Monogram, yang kabarnya akan diluncurkan pada 1 Januari, akan dijual seharga $3,100.
Konfirmasi ini muncul ketika produk tersebut muncul di antara asortiman baru, menunjukkan ketersediaannya untuk pre-order, meskipun tautan itu sendiri belum diperbarui.
Tas Croissant Louis Vuitton yang Kembali

Dengan kembalinya Louis Vuitton Croissant MM Monogram, para penggemar tas ikonik ini memiliki kesempatan langka untuk memperolehnya.
Harga yang mungkin terbilang tinggi sebanding dengan nilai historis dan gaya yang tak lekang oleh waktu.
Segera berburu di pasar penjualan kembali sebelum kehabisan, dan saksikan kembalinya tren fashion yang terinspirasi dari era 2000-an melalui tas ikonik ini.
Atau cobalah untuk melihat melalui lavergne!
Kamu bisa mendapatkan berbagai produk lainnya dari louis vuitton yang mungkin lebih cocok dengan harga di dompetmu dari Lavergne!
Sampai jumpa di artikel berikutnya ya.
Baca Juga:
Bagaimana Pentingnya Warna Merek Sebagai Ikon?






