Keputusan untuk membeli tas Chanel selalu mudah, tetapi memilih bahan dan kulit Chanel sebenarnya adalah keputusan yang jauh lebih menantang. Dengan banyak pilihan indah yang tersedia, bagaimana Lavladies bisa tahu mana pilihan terbaru buatmu?
Setiap jenis kulit pada koleksi tas Chanel itu indah karena bagaimanapun kita bicara tentang Chanel! Namun, setiap kulit yang digunakan Chanel ternyata bisa menghadirkan nuansa dan tampilan yang berbeda saat dipakai lho Lavladies. Setiap jenis bahan dan kulit Chanel juga tentu membutuhkan penanganan dan perawatan yang tepat. Oleh karena itu, simak artikel ini sampai tuntas supaya kamu tak bingung lagi ya!
Jenis Kulit Chanel yang Paling Populer
Berikut adalah beberapa jenis kulit Chanel yang telah diproduksi dan terbukti menjadi koleksi paling populer dalam sejarah penjualan.
Chanel Lambskin Leather (Kulit Domba)

Rasanya sudah tak perlu diragukan lagi bahwa Lambskin adalah salah satu kulit Chanel yang paling populer. Namun, hal ini tentu bukan tanpa alasan. Banyak kolektor menyukai jenis kulit ini karena dianggap paling lembut di antara koleksi tas mewah lainnya.
Bahan kulit Lambskin juga merupakan yang paling sering digunakan dalam Tas Flap Klasik. Pasalnya, penggunaan kulit domba membuat tas Chanel hampir seperti beludru saat disentuh serta memiliki kilau yang lembut nan elegan.
Eits tapi, kulit domba ini tentunya membutuhkan perawatan terbaik untuk tetap terjada dalam kondisi prima ya, Lavladies. Sangat penting untuk menyimpan tas Chanel Lambskin dengan rantai dimasukkan ke dalam guna mencegah penyok pada kulitnya. Kamu juga disarankan untuk melembabkan kulit domba sesering mungkin agar tetap lembut dan kenyal.
Chanel Iridescent Lambskin Leather (Kulit Domba Berwarna)
Bukan hanya terasa lembut saat disentuh, kulit Domba Chanel Iridescent ini juga dilapisi dengan kemilau mutiara yang indah sehingga mampu menampilkan warna berbeda. Bahkan, pelapisan yang tebal juga membuat permukaan tas terasa jauh lebih tahan terhadap goresan dan lebih mudah dirawat. Karena, setiap goresan dapat dengan mudah digosok dengan jari hingga bersih.
Bahan dan Kulit Chanel Kaviar (Caviar Leather)

Kulit Caviar Chanel mungkin adalah kulit yang paling dikenal dari rumah mode Prancis satu ini. Kaviar adalah salah satu bahan dan kulit Chanel yang paling didambakan dan juga memegang nilai jual tertinggi, lho. Terbuat dari kulit anak sapi berkerikil dengan butiran yang terlihat jelas membuat kulit ini terasa lebih keras dan lebih berat daripada Kulit Domba.
Meskipun Caviar tidak menunjukkan goresan dan noda semudah kulit lainnya, tetap penting untuk merawat dan menyimpannya dengan benar ya, Lavladies. Kamu juga perlu tahu bahwa yang berwarna terang seringkali rentan terhadap perpindahan warna, jadi berhati-hatilah untuk tidak menempelkannya pada kain gelap.
Calfskin Leather (Kulit Anak Sapi)
Lembut dan halus, Chanel Calfskin ini dari kulit anak sapi. Benar sekali, jenis kulit ini merupakan yang paling sering digunakan dalam desain quilted ikonik Chanel, seperti tas Boy. Hal ini dikarenakan butiran pada kulit terlihat sangat halus sehingga menyuguhkan nuansa dan tekstur yang elegan. Selain itu, Calfskin juga dianggap sangat serbaguna karena mampu menyeimbangkan nuansa Lambskin yang lembut dan kenyal dengan tampilan Caviar. Benar-benar definisi dari two-in-one di merek Chanel, ya!
Glazed Calfskin Leather (Kulit Anak Sapi Mengkilap)

Halus saat disentuh dengan tampilan mengkilap, kulit Chanel ini memiliki kualitas poles yang menarik banyak orang. Namun, Lavladies harus tetap berhati-hati saat menyimpan tas kulit jenis ini ya. Caranya, masukkan pegangan di dalam tas, dan jangan biarkan bergesekan dengan permukaan yang keras, karena kacanya bisa dengan mudah terlepas.
Baca Juga: Chanel 22 yang Menawan dengan Multicolor Tweed
Bahan dan Kulit Chanel Chevre (Kulit Kambing)
Kulit kambing adalah salah satu kulit terberat dan paling tahan lama di antara semua tas tangan mewah. Menurut para ahli, jenis kulit ini bahkan mampu menahan keausan yang luar biasa sehingga bisa jadi pilihan bagus bagi para pekerja yang menggunakannya sehari-hari. Terlepas dari ketangguhannya, kulit kambing terasa sangat lembut saat disentuh, lho. Namun, ada satu hal nih yang perlu diingat oleh para kolektor tas berbahan kulit kambing. Yup, tas dengan kulit jenis ini biasanya akan membengkok di bagian atas. Namun, kamu tak perlu khawatir karena bagian sampingnya akan menjaga bentuknya agar tetap sempurna.
Kulit Paten Chanel (Patent Leather)

Terbuat dari kulit anak sapi, kulit Paten yang mengkilap mampu memberikan tampilan dan nuansa vintage instan pada seri tas apapun. Kamu juga perlu tahu bahwa kulit Chanel ini biasanya sangat rentan terhadap transfer warna. Jadi, jauhkan tas kulit paten warna terang dari kain gelap, seperti denim ya, Lavladies! Bahan dan kulit Chanel jenis ini memang membutuhkan perawatan ekstra saat dipakai karena apabila ada sedikit saja goresan maka akan sangat susah mengembalikannya seperti semula.
Bahan dan Kulit Chanel yang Eksotis
Lavladies pasti tahu bahwa beberapa tas kulit Chanel yang berasal dari kulit eksotis seperti buaya dan ular sanca telah dihentikan. Tapi, tentunya selalu ada kesempatan untuk menemukan bagian khusus di pasar sekunder. Kalau kamu ingin tahu lebih lanjut mengenai jenis-jenis kulit Chanel, simak info berikut ya!
Chanel Alligator Leather (Tas Kulit Buaya)

Salah satu bahan dan kulit Chanel yang populer di kalangan para kolektor adalah kulit aligator. Tas tangan aligator Chanel biasanya hadir dalam palet warna yang sangat cerah dan terlihat canggih. Selain visualnya mewah, kulit jenis ini juga dipercaya cukup tahan lama karena tidak menunjukkan goresan. Namun, jenis kulit aligator harus selalu dilembabkan dan disimpan dengan benar agar tetap terlihat cantik dan segar dalam waktu yang lama.
Chanel Crocodile Leather (Kulit Buaya)

Tas Crocodile Chanel berbeda dari rekan-rekan buaya mereka karena ukuran sisiknya. Sisik aligator umumnya hadir dengan skala yang lebih simetris, sedangkan sisik buaya memiliki visual siluat yang lebih jelas. Sebagai tambahan, kulit buaya juga memiliki “pori-pori” kecil di tengah setiap sisik. Namun, perawatannya juga tak jauh berbeda karena kedua kulit eksotik ini harus dijauhkan dari air dan dilembabkan sesering mungkin.
Kulit Python Chanel

Sisik pada kulit Python selalu berhasil memamerkan palet warna yang sangat indah. Terlebih, berbagai pola yang dibuat juga dapat menjamin bahwa tidak ada dua tas Chanel Python yang persis sama. Python adalah kulit Chanel yang ringan dan relatif mudah dirawat. Meski begitu, kamu harus menjauhkannya dari air untuk mencegah kerusakan. Hal ini dikarenakan sisik python memiliki kecenderungan untuk terangkat dan sulit untuk kembali ke posisi datar. Jadi, hati-hati ya Lavladies!
Nah, itu dia beberapa jenis bahan dan kulit Chanel yang perlu kamu ketahui sebagai pertimbangan sebelum membeli tas. Lihat beberapa koleksi tas lain dari Chanel yang telah disediakan oleh Lavergne disini!






