Beberapa sumber menyebutkan bahwa Hermès telah mengubah aturan berbelanja bagi para pembelinya. Entah hal ini merupakan rumor atau fakta, tentunya terdapat beberapa hal yang terasa berbeda belakangan ini. Simak selengkapnya pada penjelasan berikut.
Usut punya usut, Hermès telah memperbarui protokol, pedoman, ketatnya rahasia, hingga penanganan rumor atau informasi yang merugikan. Ada laporan variasi tergantung pada toko lokal pada daerah tertentu. Beberapa diantaranya adalah mengubah penggolongan tas kuota. Selain itu, batas pembelian di luar tas kuota, daftar cadangan, barang yang dibuat sesuai pesanan, dan persediaan rendah pun juga sedikit berganti.
Seperti yang Lavladies ketahui, dalam dunia jual beli tas desainer, pasti selalu ada konstanta signifikan yang bisa diketahui dengan mudah. Karena Hermès yang tersisa di puncak pasar mewah, maka merek ini pun terus mengubah aturan dan membuat konsumen sering menebak-nebak..
Perubahan Aturan Berbelanja pada Hermès
Beberapa perubahan telah diatur secara jelas oleh Hermès. Kini, pelanggan tak bisa lagi menikmati hari-hari untuk melenggang ke butik favorit dengan santai guna menjelajah dan mengobrol SA. Bahkan, kini rasanya sulit jika kamu mau membeli sejumlah barang ready to wear, sepatu, atau barang-barang rumah.
Meskipun persediaan tas non kuota tidak pernah banyak, pada umumnya barang tetap tersedia. Oleh karena itu, pembeli yang berdedikasi jarang pergi tanpa tas belanja oranye khas Hermès. Bagi sebagian konsumen, hal ini memang sudah menjadi norma yang berlaku sejak lama. Hal ini bukanlah karena pilihan mereka, melainkan karena kurangnya stok produk.
Mungkin kontribusi ini dikarenakan adanya lebih banyak pembeli di butik Hermès pilihan secara langsung. Namun, sejak diadakannya penutupan secara global, perjalanan liburan yang terbatas, dan beberapa kondisi khusus tentunya menghasilkan lebih banyak pendapatan yang dapat dibelanjakan.

Bahkan sebelum pandemi, Hermès selalu berusaha memperluas basis kliennya dan menarik pelanggan baru. Peluncuran produk kosmetik dan perawatan kulit yang dimulai pada Maret 2020 bahkan telah membuka pengalaman mewah Hermès ke basis konsumen yang lebih luas.
Dengan titik harga yang lebih rendah, Hermès dapat menarik pembeli yang sebelumnya tidak mampu atau tidak nyaman untuk membeli di butik. Lebih banyak orang mengantre di pintu berarti pendapatan juga semakin meningkat.
Namun, kamu harus tau bahwasanya tak sedikit konsumen yang kecewa dengan keputusan berubahnya aturan berbelanja di Hermès ini. Pasalnya, untuk menerapkan sistem kuota global, batas kuota tas akan berlaku di seluruh dunia. Dengan kata lain, tidak ada Birkins dan Kelly tambahan yang bisa dibeli saat berlibur atau bepergian ke luar negeri.
Kini, kamu akan berada pada perubahan yang lebih bernuansa dan menantang untuk mendapatkan segala produk Hermès. Disinilah rumor benar-benar memanas, dimana aturan dan prosedur tampak sangat bervariasi menurut lokasi geografis setiap butik.
Siapa yang Ditawari Pesanan Khusus?
Banyak sumber mengatakan bahwa sistem Pesanan Khusus Hermès telah berubah di beberapa kota besar AS. Secara tradisional, pelanggan lama yang berpengalaman dengan hubungan SA yang mapan bisa mendapat manfaat dari peluang berulang untuk menempatkan SO. Oleh karena itulah, pelanggan baru sebagian besar kurang beruntung.
Bahkan kini beberapa lokal SA diharuskan untuk menawarkan kesempatan kepada pelanggan baru mereka. Secara khusus, Hermès tampaknya memberikan kesempatan pertama bagi mereka yang belum pernah memesan Pesanan Khusus. Di kota lain, setidaknya pada musim ini, Store Manager (SM) telah membatasi jumlah SO secara keseluruhan, sekaligus menentukan siapa yang berpeluang. Nah, setelah membaca beritanya secara lengkap, bagaimana menurutmu, Lavladies?






