Kamu sudah membaca tuntas artikel sebelumnya lavladies? Ya, artikel sebelumnya tim lavergne membahas soal industri fashion untuk orang-orang kulit hitam. Membahas isu populer mengenai tren fashion semacam ini sangat menarik peminat pembaca nih lavladies. Untuk itu, kali ini tim lavergne akan membahas isu penting lain yang tak boleh kamu lewatkan. Ternyata berdasarkan survei, orang asia termasuk konsumen paling tinggi untuk kategori branded item atau yang biasa kita sebut-sebut luxury item. Khususnya tas yang tidak pernah terlewat dari kolektor asal Asia. Yuk baca penjelasan lengkapnya di bawah!
Tren Fashion Masa Kini: Orang Asia Konsumen Terbanyak

Bagi banyak kalangan, membeli dan memiliki produk fashion mewah adalah sebuah kebutuhan mutlak. Tidak sedikit orang yang tak mempermasalahkan harga selangit untuk membayar prestise dan kepuasan pribadi mereka lho!
Kebanyakan luxury fashion brand berasal dari Benua Eropa dan Amerika. Namun, harus diakui, konsumen terbesar dari barang-barang fashion bermerek berasal dari Benua Asia. Bahkan, industri produk fashion mewah di Asia mengalami perkembangan paling pesat.
Tak luput dari tren fashion, Indonesia pun memiliki ekosistem produk fashion mewah yang solid. Preferensi konsumennya pun bergeser. Kalau dulu banyak orang Indonesia memburu barang bermerek dengan kondisi second hand, saat ini malah yang laris untuk kondisi new brand lho!
Tren konsumsi barang-barang branded dengan harga fantastis itu didapatkan dalam laporan Asia Luxury Index 2016 yang dilansir Reebonz. Reebonz merupakan situs belanja online terbesar di Asia khusus untuk segmen produk luxury fashion item.
Hot Issues Pangsa Pasar Asia
Belakangan ini, orang-orang cenderung mengabaikan popularitas dari brand demi kualitas dan eksklusivitas. Meskipun demikian, Chanel masih mempertahankan statusnya sebagai yang tereksklusif. Sehingga, konsumen yang mendambakan naik ke level puncak kepopuleran sosial produk mewah merasa tetap perlu memiliki Chanel dalam koleksinya. Meskipun begitu juga tetap merek-merek teratas seperti Hermes, Dior, Prada, dan Louis Vuitton juga termasuk di dalam daftar brand paling banyak diincar orang-orang Asia.
Oiya, sebagai informasi, Lembaga riset tren fesyen WGSN mengungkapkan perilaku konsumen barang fesyen mewah di Asia telah bergeser dari generasi terdahulu. Dulu, konsumen barang mewah cenderung mencari pengalaman unik dalam berbelanja dan berburu produk. Namun, generasi baru pecinta barangbranded lebih memilih membeli barang secara online atau mencari tahu lebih dalam tentang merek-merek elit baru, di luar blue-chip brands yang sudah mapan selama berdekade-dekade.
Laporan yang sama juga mengungkapkan pertumbuhan tertinggi dari belanja dan transaksi produk fesyen high end di Asia ditorehkan oleh pembeli dari Hong Kong dan Indonesia. Meskipun demikian, Singapura masih berada di posisi teratas nih lavladies.
Meroketnya jumlah pembeli barang branded di Indonesia dipengaruhi oleh kemudahan akses di toko online. Makin berkembangnya toko online yang kredible dengan menawarkan pelayanan beragam. Salah satunya website lavergne yang mengedepankan layanan untuk kepuasan pelanggan.
Meskipun angka belanja barang fashion mewah baru terus meroket, konsumen tetap tidak meninggalkan segmen preloved atau second-hand. Buktinya, penjualan tas dan sepatu high end bekas bertumbuh 30% lho! Konsep dasar pembeli masih mengincar barang second-hand adalah nilai nostalgia. Eits, jika kamu beli barang preloved item khususnya luxury brand pastikan untuk rajin melakukan perawatan, khususnya bag spa di lavergne.id ya!
Barang Terpopuler
Adapun item yang paling banyak diburu kolektor luxury brand adalah tas. Belanja tas branded oleh konsumen Asia meningkat sebesar 56%. Sementara itu, produk lain yang juga populer di kalangan fashionista adalah jam tangan dan sepatu, baik yang baru maupun preloved. Belanja jam tangan meningkat 39%, sedangkan sepatu 87% nih lavladies. Apakah kamu juga merasakan berkembangan ini?
Konsumen mulai memiliki pertimbangan lebih baik untuk berbelanja melalui toko online, tapi bukan berarti mereka berbelanja secara konservatif. Kenyataannya, produk terlaris dalam penjualan online di Asia berasal dari setiap brand fesyen mewah nomor satu dunia. Namun tidak menutup kemungkinan ke dapannya, para konsumen asal Asia juga akan mengoleksi barang branded yang belum begitu terkenal.
Kecenderungan tersebut, lanjutnya, sudah mulai terlihat di pasar Singapura, Indonesia, dan Malaysia yang lebih meminati sepatu-sepatu mewah dari merek-merek antimainstream. Adapun, permintaan atas jam tangan lebih banyak ditorehkan oleh konsumen Hong Kong.
Bagaimana dengan koleksi luxury brandedmu nih lavladies? Item fashion apa saja yang paling banyak kamu incar? Jangan lupa share artikel ini di seluruh sosial mediamu ya!






