Apa yang membuat tas menjadi ikonik sekarang namun akan berubah di tahun-tahun mendatang? Akankah teknologi membunuh tas tangan seperti yang kita sukai saat ini? Well, satu hal yang pasti, tas tangan berikut ini telah membentuk makna gaya dan menorehkan sejarah. Serta akan selamanya menjadi bagian dari dunia mode global—tidak peduli apa yang akan terjadi di masa depan.Berikut ini adalah sejarah tas paling populer dari 3 Brand ternama, Dior, Louis Vuitton, dan Hermes yang telah bertahan lama sepanjang sejarah.
Louis Vuitton Horizon 55
Koper Louis Vuitton, yang dibuat sejak tahun 1896, adalah barang legenda. Namun, kami ingin fokus pada LV Horizon 55, karena kemungkinan tas ini adalah salah satu desain yang paling dikenal saat ini. Tas koper yang disempurnakan dengan pegangan yang dapat ditarik adalah salah satu teman perjalanan yang paling dicari. Louis Vuitton telah secara efektif mengubah perjalanan menjadi bentuk runway fashion mode. Gelagat ini terkesan menyudutkan pasar dengan cara yang belum ditiru oleh merek lain.
Louis Vuitton Speedy
Apakah aspek paling ikonik dari tas Speedy? Tentu saja cetakan Monogram yang mendefinisikan Louis Vuitton sebagai struktur tasnya. Faktanya, tas itu dijuluki L’Express saat pertama kali diluncurkan dan tersedia dalam tiga ukuran berbeda (30 sentimeter, 35 sentimeter, dan 40 sentimeter). Pada 1950-an, Audrey Hepburn meminta gaya produk yang lebih ringkas, maka munculah permintaan yang mengarah pada penciptaan Speedy 25.
Hermes Birkin
Banyak orang yang menganggap tas ini sebagai tas paling ikonik sepanjang masa, Hermès Birkin pertama kali dibuat untuk aktris Jane Birkin pada tahun 1984. Berawal dari pertemuannya dalam penerbangan dari Paris ke London dengan kepala eksekutif Hermes, Jean-Louis Dumas. Menurut legenda, tas Birkin sebenarnya diciptakan sebagai tas bayi. Hal ini dikarenakan mengingat perjuangan Jane Birkin untuk menemukan tas yang bisa dianggap gaya sambil tetap mengakomodasi kebutuhannya sebagai ibu baru.
Hermes Kelly
Sedangkan tas Kelly dinamai setelah Putri Grace Kelly. Tas ini menampilkan dua tali pada bentuk trapesiumnya. Namun model saat ini (Kelly II) sebenarnya hadir dalam dua gaya yang berbeda, satu kaku dan yang lainnya lebih lembut. Setiap tas yang dijual oleh Hermes dibuat oleh satu pengrajin dan membutuhkan antara 18 dan 25 jam menggunakan tangan.
Dior Saddle
Memulai debutnya sebagai bagian dari koleksi musim semi/musim panas tahun 2000 John Galliano. Dan, tidak lama setelah itu, tas ini menjadi tas kesayangan para pecinta mode funky seperti Sarah Jessica Parker. Ia dengan bangga membawa tas itu sebagai Carrie Bradshaw di acara TV yang sama ikoniknya. Sex and The City. Yang cukup menarik, tas tersebut baru-baru ini mengalami peluncuran ulang sebagai bagian dari koleksi musim gugur/dingin 2018 Maria Grazia Chiuri dan Dior Homme Kim Jones.
Lady Dior
First Lady of France Bernadette Chirac pertama kali menghadiahkan tas ini kepada Putri Diana pada tahun 1994 sebagai representasi dari dedikasi Prancis terhadap keanggunan. Bahkan, motif quilted dompet itu rupanya terinspirasi oleh cane work kursi bergaya Napoleon III yang diduduki orang-orang saat menonton pertunjukan haute couture Dior. Dan setelah tas itu difoto di tangan mendiang Putri berkali-kali, tas tersebut langsung melejit menjadi tas paling populer di abad itu.
Bagaimana? Sekarang kamu sudah tau kan sejarah tas paling populer dari 3 brand ternama ini? Apakah kamu jadi berminat untuk memiliki salah satunya?
Baca juga: https://lavergne.id/rekomendasi-tas-hermes-dengan-harga-terjangkau/







