Siapa yang tidak tahu Brand Dior? Christian Dior adalah seorang desainer Prancis yang sangat terkenal. Bahkan ia mendominasi dunia mode selama akhir 40-an dan 50-an. Karirnya memang tidak lama, namun ia jelas membuat kesan yang tak terhapuskan dengan menghadirkan koleksi pertamanya: the New Look. Feminitas adalah kunci dalam setiap desain yang dibuat dan tetap dapat dikenali. Terlahir sebagai putra seorang pria kaya, ia mengikuti pikiran dan visinya sendiri. Di bawah ini ada 8 hal & fakta tentang Christian Dior yang mungkin kamu belum ketahui.
-
Christian Dior adalah seorang calon diplomat
Lahir pada tahun 1905 di kota Granville, Prancis, Christian Dior berasal dari keluarga yang relatif kaya. Ia terlahir sebagai anak kedua dari lima bersaudara. Atas desakan ayahnya, Christian Dior pergi ke Ecole de Sciences Politiques di Paris. Pada akhirnya, Christian meninggalkan sekolah bergengsi itu dan mengikuti mimpinya. Seni adalah panggilan hidupnya yang sebenarnya. Ketika dia masih muda, dia bahkan menjual sketsanya di jalan hanya dengan 10 sen!
-
Dia memulai sebagai kolektor seni
Pada tahun 1928 Christian Dior memiliki galeri seni sendiri yang didirikan oleh ayahnya. Ayahnya hanya ingin membantu dengan syarat nama keluarga Dior tidak digunakan. Galeri ini hanya ada selama beberapa tahun, tetapi pada saat itu Christian Dior memiliki banyak karya terkenal, termasuk lukisan Pablo Picasso.
-
Dia mendesain gaun untuk musuh
Selama Perang Dunia Kedua, Christian Dior bekerja untuk rumah mode Lucien Lelong, bersama Pierre Balmain. Selama waktu itu ia merancang gaun untuk istri perwira Nazi Jerman dan ‘kolaborator’ Prancis. Saat Christian Dior mendesain, saudara perempuannya adalah anggota Perlawanan.
-
Yves Saint Laurent adalah asistennya
Pada usia 19, Yves Saint Laurent menjadi asisten desain Dior. Ketika Christian Dior meninggal pada tahun 1957, Saint Laurent berusia 21 tahun menjadi direktur artistik rumah Dior. Dia tinggal di sana sampai tahun 1960. Dan setelah itu dia harus bergabung dengan tentara Prancis.
-
Percaya pada Takhayul
Bunga favoritnya adalah bunga bakung lembah. Christian Dior sering menjahit bunga lili di pakaiannya karena dia percaya itu akan membawa keberuntungan. Kebiasaan takhayul lain dari Christian Dior adalah menyebut mantel ‘de Granville’ (tempat kelahirannya) dalam setiap koleksi baru.
-
Menggunakan terlalu banyak kain
Selama Perang Dunia Kedua, ada reaksi terhadap desain Dior. Christian Dior dikenal karena penggunaan kain yang terlalu berlebihan, padahal pada saat itu persediaan kain masih sedikit. Setelah Perang Dunia II, Christian Dior mengejutkan dunia mode dengan ‘The New Look’ miliknya. Sebuah desain yang bervolume dengan pinggang ramping dan rok lingkaran bundar.
-
Awal dari House of Dior
Kembali pada tahun 1949, Christian Dior dikritik karena membuat pasar Haute Couture lebih murah. Dia adalah desainer pertama yang mengasosiasikan namanya di bawah lisensi dengan berbagai aksesoris mewah seperti dasi, bulu, stoking dan tas tangan. Nama Dior dengan cepat menyebar ke seluruh dunia. Faktanya, itu adalah langkah yang menguntungkan bagi brand tersebut sehingga tidak butuh waktu lama untuk diikuti oleh semua rumah mode lainnya.
-
Nona Dior
Muse terbesarnya adalah saudara perempuannya, Catherine, yang selamat dari kamp konsentrasi. Dia menamai parfumnya Miss Dior untuk saudara perempuan tercintanya. Dalam otobiografinya tahun 1951, Christian Dior menulis: “Yang paling saya ingat tentang wanita yang menjadi bagian dari masa kecil saya adalah parfum mereka; parfum bertahan lebih lama dari sebuah momen.”
Bagaimana, Lavladies? Apakah kamu sudah mengetahuo 8 fakta tentang Christian Dior diatas sebelumnya?
Baca juga: https://lavergne.id/sejarah-tas-paling-populer-dari-dior-louis-vuitton-hermes/






