Kasus smash-and-grab yang belakangan ini marak, ternyata masih terus berlanjut dan menghantui sejumlah butik dari merek-merek ternama. Kali ini, aksi pencurian berhasil menargetkan dua butik Chanel yang berada di kalangan elit di California.
Melansir berita yang telah beredar, setidaknya terdapat total 2 butik Chanel yang telah dibobol oleh sekelompok pencuri. Usut punya usut, kedua butik yang dibobol ini terletak di bagian selatan California.
Pencuri berhasil membawa kabur ribuan dolar dengan memasukkannya pada tas tangan Chanel. Pada salah satu insiden pencurian ini, terlihat bahwa para pencuri membobol butik Chanel dengan menabrakan sebuah mobil van (yang diduga juga merupakan hasil curian) ke etalase milik Chanel. Meski aksi pencurian ini tergolong sadis, pihak Chanel menyatakan bahwa tidak ada korban dalam insiden yang merugikan ini.
Lokasi Pencurian Butik Chanel
Polisi setempat menyatakan bahwa kedua aksi pencurian ini terjadi di area sekitar Los Angeles dan Pantai Newport. Bahkan pihak kepolisian menemukan fakta bahwa adanya motif terencana karena kedua aksi pencurian hanya berjarak 12 jam satu sama lainnya.
Pencurian pertama terjadi pada butik Chanel di kawasan Beverly Grove, Los Angeles. Di lokasi ini, pencuri berhasil menjarah seluruh koleksi mewah milik Chanel pada waktu dini hari dengan meluncurkan 8 anggota sekaligus.
Saksi mata yang menyaksikan kejadian ini melaporkan bahwa aksi pencurian dimulai dengan kelompok pencuri menabrakkan sebuah van berwarna putih ke arah jendela butik tersebut. Setelahnya, beberapa pencuri terlihat dengan tampilan serba hitam dan tertutup langsung menjalankan aksinya dan merampas seluruh etalase Chanel kala itu.
Setelah dijalankan penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian telah berhasil mengamankan total 5 orang dari keseluruhan pelaku. Berikut adalah gambar eksklusif yang diambil oleh sejumlah saksi mata saat berada di lokasi kejadian.

Peluncuran aksi perampokan pada butik Chanel yang kedua terjadi di sekitar butik Newport Beach yang terletak di dalam Neiman Marcus. Perampokan ini dilaksanakan pada pukul 16.30, pada hari yang sama dengan aksi rampok di Beverly Groove.
Namun kali ini, polisi menegaskan bahwa para pencuri tidak melibatkan aksi menabrak toko dengan kendaraan. Aksi pencurian butik Chanel di kawasan Newport Beach ini dilakukan oleh sekelompok pencuri dengan 7 orang anggota, yang semuanya menggunakan teknik smash-and-grab (teknik umum para perampok toko mewah).
Staf yang kewalahan dengan serbuan sekelompok orang berbaju serba hitam ini pun dengan segera menyerahkan semua benda berharga yang terdapat di butik, mulai dari uang tunai, tas, serta etalase terkini milik Chanel.
Dalam hitungan menit, seluruh tersangka berhasil membobol habis butik Chanel ini dan lolos dengan membawa puluhan tas mewah milik Chanel. Namun, polisi yang berada di sekitar lokasi kejadian pun tak tinggal diam dan menyergap kawanan pencuri ini. Usut punya usut, semua tas hasil curian tadi akhirnya dibuang ke jalan raya selama proses pengejaran polisi.

Kedua insiden pencurian tersebut masih terus diselidiki oleh pihak berwenang hingga saat ini. Pasalnya, kasus pencurian merek mewah bukanlah hal yang baru, baik di LA maupun di kawasan lain.
Bahkan, selama setahun belakangan ini, intensitas kasus pencurian smash-and-grab dikabarkan meningkat drastis lho, Lavladies. Naasnya lagi, kasus smash-and-grab dipercaya sangat sering terjadi, mulai dari New York City ke Los Angeles, Paris ke London, dan banyak kawasan elit lainnya.
Setelah dua kasus perampokan ini terjadi, masyarakat LA terus-menerus mengutarakan kegusaran mereka satu sama lain maupun hingga di sosial. Sebagai upaya penanggulangan kasus ini, pihak otoritas LA melontarkan peringatan kepada seluruh penduduk yang memiliki barang mewah agar tetap berhati-hati.
Pada kasus pencurian Chanel kali ini, masyarakat terus berspekulasi bahwa penyebab terbesar dari pencurian berencana tersebut adalah inflasi harga Chanel yang dinilai meroket beberapa tahun terakhir.
Menanggapi hal tersebut, pihak Chanel menjelaskan bahwa akan tetap menjaga kepercayaan para kolektor setianya dengan memperketat keamanan. Chanel juga menegaskan bahwa pihaknya akan berkontribusi secara penuh dengan anggota kepolisian guna menemukan akar dari kasus pencurian ini dan menghapus angka kejahatan di Amerika Serikat.






