Dalam keadaan pandemi seperti sekarang, apakah kamu masih berburu branded brand?Sebagian tidak, tapi malah sebagian lagi beranggapan semakin bertambahnya pembelian barang branded saat pandemi. Selain investasi, hal ini juga bisa menjadi obat stres akibat tidak pergi berlibur ke mana pun. Apakah kamu tau tentang koleksi terbaru Alessandro Michele untuk Gucci, bernama Gucci Aria? Yuk simak penjelasannya di sini!
100 Tahun Bersama Gucci Aria
Seluruh koleksi Gucci Aria akan membuatmu sangat bersemangat. Apakah koleksi ini mempengaruhi sebagian besar dari kita dalam hal fashion sehari-hari?
Tentunya akan ada ciri khas yang akan terus dibicarakan selama bertahun-tahun yang akan datang. Banyak pembicaraan seputar visi Alessadro Michele tentang “lab peretasan” di mana Michele bereksperimen dengan desain Balenciaga untuk koleksi Aria yang pasti akan membawa banyak pemikiran berbeda. Ada juga tas baru yang belum pernah terlihat dari House of Gucci tapi mungkin kamu akan sangat menyukainya.
Michele menjelaskan bahwa dia melihat pengaruh dari orang-orang seperti Tom Ford, yang memimpin Gucci pada 1990-an dan dari direktur kreatif Balenciaga Demna Gvasalia untuk koleksinya, yang bekerja dengannya dalam beberapa karya berlogo.
“Gucci bagi saya menjadi lab peretasan, terbuat dari serbuan dan metamorfosis,” katanya.
Dia mengaku telah menjarah kekakuan non-konformis Demna Gvasalia dan ketegangan seksual Tom Ford. Dia melanjutkan, dirinya telah membahas tuntas implikasi antropologis dari apa yang bersinar, bekerja pada kecerahan kain.
“Saya telah merayakan dunia berkuda Gucci yang mengubahnya menjadi kosmogoni jimat; Saya telah menyublimasikan siluet Marilyn Monroe dan kemewahan Hollywood kuno; Saya menyabotase pesona tersembunyi dari kaum borjuis dan kode-kode menjahit laki-laki,” katanya.
Gucci Aria bukan hanya sebuah koleksi, tetapi juga koleksi yang merayakan 100 tahun Gucci. Meskipun Gucci Aria merayakan 100 tahun Gucci, Michele mengatakan bahwa “Sejarah panjang Gucci tidak dapat dimuat dalam satu tindakan pengukuhan. Seperti keberadaan lainnya, takdirnya ditandai dengan rangkaian panjang “kelahiran tanpa akhir” (M. Zambrano) dan regenerasi terus-menerus.”
Ada cukup elemen perayaan di seluruh koleksinya, dengan pakaian yang berkilauan dan bahan yang menarik perhatian. Ada kesan pesta tentang permulaannya, karena film untuk koleksi tersebut menampilkan model pertama yang membuka pintu ke landasan pacu awal (mengingatkan pada pintu Savoy yang memberi penghormatan kepada sejarah Gucci). Koridor dipenuhi dengan kamera dan lampu, baik berkedip maupun neon.






