Lavladies, artikel kali ini tim lavergne akan membahas seputar cerita dibalik proses berkarir Mba Elvara Jandini Subyakto di dunia bisnis fashion. Mba El merupakan lulusan fashion marchandising dan mempelajari semua aspek yang berhubungan dengan fashion mulai dari marketing, retailing, fashion journalism, design, styling, textile sampai window display lho! Ia menamatkan kuliah di London, UK.
Elvara Jandini Subyakto

Setelah menamatkan kuliah dan kembali ke Indonesia, Mba El bekerja sebagai retail manager di PT. Mahagaya Perdana. Setelah itu selama 7 tahun menjadi fashion editor & fashion journalist pada majalah Dewi. Setelah melahirkan Kaja: anak semata wayangnya, otomatis harus meluangkan waktu yang total untuk keluarga dan saat itulah ia memutuskan untuk membuat label (fashion line) sendiri.
Labeltiga merupakan bisnis fashion keluarga yang mana didirikan bersama kedua kakak dari Mba El pada tahun 2012. Setelah itu pada tahun 2015 didirikanlah premium line bernama EJS by Elvara Jandini Subyakto, untuk membidik market kelas atas. Dari segi price range dan kerumitan motif nya, Labeltiga lebih simple, sedangkan EJS lebih detail (menggunakan teknik batik tulis canting & batik kuas yang memakan waktu lebih lama dalam pengerjaannya).
Membangun bisnis tentu ada kendalanya nih lavladies, tidak semulus yang dipikirkan.
Namun sejak Labeltiga dan EJS diluncurkan, respon yang didapatkan sangat baik. Koleksi labeltiga pun dapat ditemui di Brightspot Market, bazaar Indonesia Fashion Week dan juga beberapa exhibition lainnya lho!
Terutama respon yang baik tersebut datang dari pecinta fashion dan laris terjual hingga 200 outfits dalam waktu 2 hari. Koleksi dari EJS & Labeltiga ini memiliki ciri warna yang solid dan vivid/ terang dengan motif yang dilukis langsung di atas kain atau diikat celup.
Di tahun 2012 belum ada yang membuat seperti itu. Kendala yg muncul setelah itu adalah belum adanya butik official dari EJS & labeltiga ini. Customerpun kesulitan saat ingin membeli koleksi EJS & labeltiga pada waktu itu.
Dan jika ingin membelinya hanya bisa didapat saat sedang pameran atau di Alun Alun Grand Indonesia. Berkat berjalannya proses bisnis yang baik, saat ini telah dapat menyewa paviliun di Cipete, Jakarta Selatan. Saat ini selain di butik, koleksi EJS & Labeltiga bisa didapat di TS Store TSuites Bali, Sarasvati Store Hotel Padma Bali , dan juga di kedua instagram: @ejs_indonesia dan @labeltiga
Inspirasi dalam mendesign bisa datang dari imajinasi Mba El. Bisa didapat saat bepergian ke suatu negara, melihat cara berpakaian penduduknya, dari pasar tradisionalnya, dari alamnya, dari museum yang didatangi dan masih banyak lagi.

Perkembangan Fashion di Mata Seorang Elvara
Bagi Mba El, perkembangan fashion saat ini sangat tidak terarah, tidak lagi berkiblat pada PFW, NYFW, LFW atau pun fashion week lainnya. Designer bebas meluncurkan karya kapan saja. Tapi kini semakin kentara saat sebuah brand mengeluarkan koleksi misalnya dengan tema tie-dye maka brand lain pun mengeluarkan karya serupa.
Bagi Mba El sangat disayangkan padahal seharusnya brand-brand itu berlomba memberikan koleksi yang berbeda satu sama lain agar khasanah fashion kita semakin kaya.
Saat pandemi ini Mba El, lebih memilih untuk fokus mendesign motif-motif dan warna baru untuk kedua brand miliknya. Dengan menggunakan material lokal yang ramah lingkungan tentunya. Meskipun memang sebelumnya kadang ia masih menggunakan kain katun dan silk impor. Bila situasi sudah kembali normal ia akan membuat fashion show tunggal kembali.
Mba El berencana merambah ke bisnis interior dimana upholstery nya akan menggunakan kain tradisional dan merupakan hasil kerjasama dengan pengrajin lokal.
Pesan Penting untuk Womanpreneur
“Temukan passion dan bakatmu, karena bisnis yang dikerjakan dengan sepenuh hati akan menghasilkan sesuatu yang baik dan dikenang orang.” Elvara Jandini Subyakto
Bagaimana cerita dibalik karir fashion seorang Elvara nih lavladies? Sangat menginspirasi bukan? Nah, buat kamu yang ingin memulai untuk melebarkan sayap bisnis di dunia fashion bisa belajar dari Mba El ini. Kamu bisa temui di kanal sosial medianya @elvara_js ya!






