KoleksiDior Book Cover karya Jonathan Anderson terus berkembang dengan menghadirkan cerita-cerita klasik dalam interpretasi fashion yang unik. Setelah sebelumnya mengangkat karya sepertiDracula karya Bram Stoker danUlysses karya James Joyce, kini Dior menghadirkan kisah anak-anak yang sangat ikonik,The Very Hungry Caterpillar karya Eric Carle.
Kolaborasi ini hadir dalam bentuk capsule collection yang mencakupready-to-wear, aksesori, small leather goods, hingga Dior Maison, mengubah ilustrasi dari buku anak-anak menjadi elemen fashion yang playful sekaligus artistik.
Dari Buku Anak Menjadi Fashion Statement
KonsepDior Book Cover pertama kali diperkenalkan dalam koleksi Dior Men Spring 2026. Ide utamanya adalah menerjemahkan tampilan sampul buku klasik menjadi detail fashion melaluibordir, ilustrasi, dan aplikasi dekoratif.
SelainThe Very Hungry Caterpillar, koleksi ini juga memperluas “perpustakaan” Dior dengan judul sepertiPride and Prejudice karya Jane Austen,A Clockwork Orange karya Anthony Burgess, danAround the World in 80 Days karya Jules Verne.
UntukThe Very Hungry Caterpillar, Dior mengambil inspirasi langsung dari buku yang pertama kali diterbitkan pada 1969. Kisahnya mengikuti perjalanan seekor ulat yang memiliki nafsu makan besar sebelum akhirnya berubah menjadi kupu-kupu penuh warna. Karakter ceria tersebut diterjemahkan ke dalam koleksi dengan pendekatan yang ringan dan penuh warna.

Dior Book Tote Menjadi Pusat Koleksi
Seperti namanya,Dior Book Cover tentu tidak dapat dipisahkan dari salah satu tas paling ikonik Dior, yaituDior Book Tote.
Kali ini,Mini Dior Book Tote hadir dengan bordir multicolor yang terinspirasi langsung dari sampul asliThe Very Hungry Caterpillar. Ilustrasi khas Eric Carle membuat tas terlihat playful, tetapi tetap memiliki struktur dan craftsmanship khas Dior.
Dengan ukuran21 x 16 cm, Mini Dior Book Tote terasa compact dan praktis untuk membawa kebutuhan esensial. Tas ini juga dilengkapistrap yang dapat dilepas, sehingga dapat digunakan dengan beberapa cara: dibawa dengan tangan, dikenakan di bahu, maupun sebagai crossbody.
Bagi yang membutuhkan kapasitas lebih besar, tersediaMedium Dior Book Tote berukuran36 x 27,4 cm. Siluetnya mempertahankan karakter Book Tote yang spacious, dengan tambahan beberapakompartemen interior untuk membantu mengorganisasi barang bawaan sehari-hari.
Keduanya menawarkan daya tarik yang berbeda: ukuran Mini terasa lebih playful dan versatile, sedangkan Medium memberikan ruang lebih luas sekaligus tetap mempertahankan statement visual dari bordirThe Very Hungry Caterpillar.

Detail Kecil yang Membuat Koleksi Semakin Menarik
Tema tersebut juga diteruskan melalui berbagai aksesori.Bag charms hadir dalam bentuk apel dan pir yang dihiasi miniatur ulat, menciptakan detail kecil yang menggemaskan.
Small leather goods juga mengambil inspirasi dari cerita tersebut, termasukpouch berbentuk apel dengan detail ulat. Ada pula passport cover dengan lapisangreen calfskin di bagian dalam dan artwork dari buku pada bagian luarnya.
Untuk koleksi Dior Maison, ilustrasiThe Very Hungry Caterpillar hadir pada notebook dan porcelain trinket tray, menjadikan cerita klasik ini tidak hanya hadir sebagai fashion, tetapi juga sebagai collectible.
Dengan perpaduan antara nostalgia, craftsmanship, dan kreativitas, koleksi ini membuktikan bahwa sebuah cerita klasik dapat menemukan kehidupan baru melalui fashion.
Temukan Tas Branded di Lavergne
Tertarik memiliki tas branded sepertiDior Book Tote atau koleksi luxury brand lainnya?Segera hubungi admin Lavergne untuk mengetahui koleksi dan ketersediaan tas branded yang tersedia.
Kamu juga bisa mengunjungi langsungToko Lavergne di STC Senayan Lantai 2 Unit 49–50 untuk melihat pilihan koleksi secara langsung.






