Salah satu faktor yang masih terus menjadi hambatan para pecinta mode di dunia tas mewah adalah harga. Hingga detik inipun, masih satu pertanyaan yang akan selalu membara di benak semua orang. Mengapa tas desainer mahal? Sebenarnya apa saja yang menjadi dasar penentuan harganya yang begitu menjulang?
Apa yang mendasari perbedaan kisaran harga untuk produk yang tampak “serupa”? Pada artikel ini, Lavergne akan membantumu menemukan jawabannya. Untuk itu simak sampai tuntas ya, Lavladies!
Situasi Penjualan Mode Mewah Saat Ini

Memanglah benar bahwa kamu masih bisa menemukan sejumlah tas Hermès di harga €1.500. Namun, harga tersebut tentu saja takkan berlaku jika kita bicara mengenai Kelly dan Birkin.
Baik Kelly maupun Birkin, tak ada yang dijual dengan harag di bawah Rp.80Juta hingga detik ini. Bahkan, lebih besar kemungkinannya untuk dipatok di atas 162Juta-an. Tas Hermès yang langka bahkan dapat ditemukan jauh melampaui titik harga itu. Beberapa contohnya adalah Hermès Birkin 25 Himalaya atau Birkin 20 Faubourg ini.
Di sisi lain, Chanel juga terus menaruh harga perlahan selalu meningkat setiap 6 bulan sekali. Bahkan, menurut ahli belakangan ini harga Chanel dinilai terlalu meroket tajam. Jika mengacu pada situasi pasar saat ini, akan sangat sulit untuk menjumpai tas Chanel di bawah Rp. 32 Juta.
Beberapa Faktor Utama Mengapa Tas Desainer Mahal

Pertanyaan “Mengapa tas desainer mahal” seringkali dianggap sebagai aspek yang membuat seseorang ragu melakukan pembelian. Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu garis bawahi disini. Tas desainer dijual mahal ternyata bukan tanpa alasan lho, Lavladies.
Berbeda dengan tas di industri fast fashion, tas desainer tentu saja melalui proses desain yang spesial dan khusus. Hal ini dilakukan semata-mata agar produk yang dikurasi dapat bertahan lama.
Seluruh tas desainer tak boleh diragukan lagi kualitasnya. Pasalnya, mereka semua didesain khusus dengan tingkat kecermatan tinggi langsung oleh tangan. Ya, pembuatan tas desainer umumnya tidak melalui mesin yang mencetak sekaligus banyak.
Untuk menjawab pertanyaan mengapa tas desainer mahal, secara umum ada 3 faktor yang harus dipertimbangkan.
- The Craftmanship (Keahlian khusus desain): Bagaimana proses pembuatannya?
- Bahan-bahannya: Dari apa tas itu terbuat?
- Desainnya: Seberapa unik/abadi desain dari tas tersebut?
Mari kita bahas ketiga faktor ini secara lebih menyeluruh.
1. Mengapa Tas Desainer Mahal: The Craftmanship

Proses pembuatan adalah salah satu faktor terpentng yang menjadi alasan mengapa tas desainer mahal. Karena dari sinilah semuanya ditentukan. Proses adalah kunci bagaimana setiap tas didesain secara begitu mewah.
Proses ini tentunya juga mencakup keahlian masing-masing desainer. Perlu diketahui bahwa setiap merek fesyen kelas tentu memiliki cara dan proses yang berbeda. Berikut adalah beberapa contohnya:
A. Teknik Tenun Intrecciato Bottega Veneta

Merek khas Italia, Bottega Veneta, dipercaya menjadi brand mewah dengan pesona yang unik. Terlebih, jika kita berbicara mengenai teknik tenunnya yang terkenal di akhir 1960-an hingga detik ini.
“Intrecciato” Bottega Veneta terdiri dari potongan-potongan panjang kulit yang didesain langsung secara handmade. Teknik ini diterapkan guna menciptakan struktur yang kuat dan ikonik. Teknik ini membuat Bottega Veneta memperoleh banyak sorotan. Bahkan, teknik Intrecciato telah dinobatkan sebagai ikon khas merek tersebut lho, Lavladies!
B. Kebijakan One Artisan Hermès

Sebagai penyandang titel “pengrajin kontemporer”, craftmanship Hermès telah membuatnya terkenal di seluruh penjuru dunia. Hal utama yang membuat merek ini menonjol adalah prestise merek dan kualitas bahannya yang sempurna.
Fakta unik lainnya adalah bahwa setiap tas dibuat oleh satu pengrajin, dari awal hingga akhir. Dengan ini bisa disimpulkan bahwa setiap desainer membutuhkan 48 jam untuk setiap tas.
Satu tas Hermès adalah hasil dari bakat dan keahlian satu orang. Inilah yang membuatnya memiliki konsistensi dalam tampilan & nuansa tas secara keseluruhan.
2. Bahan
Bahan yang digunakan juga turut menjawab mengapa tas desainer mahal. Kualitas bahan adalah hal pertama yang pastinya terlintas saat ingin membeli sebuah tas. Bahan yang dimaksud juga bukan hanya kain atau kulitnya lho, Lavladies. Kamu juga harus mempertimbangkan banyak aspek lain seperti jenis hardware, tali tas dan lainnya.
Jadi mengapa tas desainer mahal? Ya, jawabannya sebenarny cukup sederhana. Beberapa faktor yang mempengaruhi bahan ini pasti akan menjawab pertanyaanmu:
A. Material Langka dan Eksotis

Banyak tas desainer yang menggunakan bahan langka & eksotis. Beberapa diantaranya bahkan terbuat dari kulit eksotis buaya, aligator, ular piton, burung unta dan sebagainya.
B. Innovative Eco-Materials
Selain bahan kulit langka dan eksotis, ada juga deretan kulit vegan mewah yang terbuat dari jamur, nanas atau bahkan jagung, lho. Meski masih sulit untuk menghasilkannya pada skala ini, Hermès tetap berinvestasi untuk menjadikan bahan tersebut sebagai kualitas utama mereka.
C. Kulit Hewan Berkualitas Tinggi
Antara lain kulit domba yang lembut, kulit kambing, kulit babi, kulit betis paten cerah, dan banyak lagi. Semua ini digunakan untuk memproduksi tas terbaik yang tahan lama.
D. Jenis Hardware yang Mewah
Perangkat keras (Hardware) adalah faktor yang turut menentukan mengapa tas desainer mahal. Pasalnya, ada lho beberapa merek tas mewah yang menggunakan hardware berlapis emas. Beberapa contohnya terdapat pada tas Hermès dan tas Chanel vintage.
E. Bahan Signature atau Ikon Merek


Sejumlah bahan signature yang ikonis seperti Tweed dan Kulit Kaviar Chanel adalah contohnya. Ada juga bahan signature lainnya seperti Cannage Dior, Cetak Canvas, Louis Vuitton Monogram.
3. Desain yang Abadi dan Bersejarah
Sekarang, mari kita bicara tentang gaya. Karena tren adalah hal yang tak bisa dipastikan, maka tas desainer seringkali hadir tanpa mengikuti tren. Banyak merek tas mewah yang lebih berfokus pada sejarah merek mereka.
Oleh karena itu, tas-tas yang diproduksi selalu memiliki nilai keabadian yang kental. Mari kita ambil contoh tas flap klasik Chanel, Hermès Birkin atau Hermès Kelly. Mereka adalah deretan tas yang malah semakin populer sejak pertama kali dirilis.
Desain klasik-namun-ikonik mereka kian sukses merayu setiap pecinta tas di seluruh dunia. Bahkan, hingga detik inipun, mereka masih dianggap sebagai karya desainer yang murni dan fenomenal.
Berinvestasi pada merek mewah adalah jaminan bahwa tas yang kamu beli tidak akan pernah ketinggalan zaman.
4. Keunikan & Kelangkaan

Banyak yang salah berpikir bahwa, mendapatkan tas desainer mewah hanya memerlukan jumlah uang yang banyak. Namun, ini sama sekali tidak benar ya, Lavladies. Pasalnya, ada banyak faktor lain yang menentukan bisa atau tidaknya kamu mendapatkan suatu tas.
Apalagi jika mengingat faktor keunikan dan kelangkaan masing-masing tas yang berbeda satu sama lain. Koleksi edisi terbatas dan mudah terjual umumnya akan mematok harga yang semakin menjulang.
Nah, itulah beberapa alasan mengapa tas desainer mahal dan sangat sulit didapatkan. Tapi kamu tak perlu khawatir, karena Lavergne telah hadir untuk semakin memudahkanmu mendapatkan tas impian. Untuk itu, segera kunjungi Lavergne disini untuk melihat koleksi dari segala luxury brand ternama dunia ya! Sampai jumpa di artikel selanjutnya, Lavladies!
Baca Juga:






