Lavladies, tahukah kamu jika mengoleksi tas desainer cukup hanya 10 tas saja? Mungkin sekilas terdengar terlalu sedikit diantaranya banyaknya jenis tas desainer yang menggiurkan untuk dikoleksi? Berikut tim Lavergne memberikan alasan-alasan kenapa kamu hanya perlu 10 tas desainer saja.
Alasan Kenapa Hanya Perlu 10 Tas Desainer Saja

Tahu kah kamu sebenarnya kita bisa saja hidup dengan maksimal 10 tas saja di lemari? Bagi pecinta tas atau selebritis mungkin ini terdengar tidak masuk akal. Yap, sudah tidak mengherankan lagi jika mereka memiliki koleksi tas. Ada yang bahkan mengoleksi hingga 50 tas dalam empat kelompok warna berbeda. Banyak tas yang dimiliki juga tidak efektif selain memenuhi rak dan lemari, koleksi tas yang banyak juga membutuhkan biaya perawatan yang tak sedikit.
Cukup koleksi sebanyak 10 tas yang sudah mencakup kebutuhanmu untuk ke kantor, hang out, pergi belanja, dan acara formal. Berikut alasan kenapa kamu tidak perlu banyak-banyak menumpuk tas.
Mengurangi stres
Selama ini pernah nggak, sih, kamu stres melihat tas-tas yang ada di lemari kamu yang menumpuk? Atau, kamu nggak sadar kalau selama ini suka impulsif beli tas? Atau bisa juga, kamu merasa tas yang kamu pakai itu-itu saja sehingga banyak tas lainnya yang hanya jadi pajangan di lemari kamu? Nah, itu tandanya kamu harus memulai untuk decluttering.
Decluttering mungkin sempat kembali dipopulerkan oleh Marie Kondo, seorang konsultan metode merapikan rumah asal Jepang, dalam bukunya yang berjudul “The Life-Changing Magic of Tidying Up”. Konsep declutter sebenarnya lekat, lho, dengan keseharian kita. Karena arti dari declutter sendiri adalah kegiatan membereskan rumah dengan mengurangi barang yang tidak lagi diperlukan.
Lebih bahagia
Menurut penelitian tentang kebiasaan prilaku manusia, penimbunan barang secara berlebihan bisa berbahaya. Memang pada dasarnya segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Kamu akan merasa lebih bahagia dengan memiliki barang sepenuhnya. Ini pun juga mengurangi rasa bersalah atau menyesal karena telah berbelanja berlebihan.
Minimalis dengan gaya sendiri

Gaya hidup minimalis berbeda halnya dengan estetika. Minimalis tidak harus dikaitkan dengan palet warna netral dan siluet bersih. Bagaimanapun, warna adalah faktor dari segi kuantitas. Lemari seorang artis bisa sangat berbeda dari lemari karyawan perusahaan. Ketahui gaya minimalis kamu sendiri. Apakah itu bentuknya dengan koleksi terbatas untuk satu warna atau mengoleksi hanya 1 atau beberapa warna saja.
Keluar dari zona nyaman dan tahan godaan
Seperti yang dicontohkan di atas, ada wanita yang dilema karena memiliki 50 tas dalam 4 kelompok warna berbeda. Seperti kita ketahui orang cenderung stuk dan nyaman di warna-warna tertentu. Coba lihat kembali beberapa dari kita bahkan memiliki 2 tas atau lebih yang berwarna hitam. Maka dari itu, yang dapat dilakukan adalah temukan satu atau dua tas warna yang nyaman, dan pastikan modelnya sesuai dengan gaya yang paling sering kamu pakai. Perlu komitmen untuk hidup dengan sedikit barang. Jika kamu adalah orang yang “Saya melihat saya membeli” maka menjaulah dari salah satu forum tersebut.
Waktunya Declutering
Tak ayal pikiran untuk bagaimana cara mengurangi koleksi juga terlitas. Namun bagaimana cara mengurangi koleksi tas? Nah langkah pertama yaitu mencari tahu tas apa yang kamu butuhkan. Tulislah daftar tentang jumlah koleksi, tujuan membeli tas tersebut, dan kisah kenapa dulu kamu memutuskan untuk membelinya.
Luangkan waktu untuk mengidentifikasi apakah kamu sudah siap untuk mengucapkan selamat tinggal pada tas tersebut. Mungkin terdengar sedikit dramatis atau melebih-lebihkan, namun lebih baik daripada menyesali keputusanmu. Sebelum menjual tas, tanyakan hal ini pada diri kamu terlebih dahulu:
• Kapan terakhir kali memakai tas tangan ini? Apakah sudah lebih dari 6 bulan?
• Jika sudah lama tidak mengenakan tas ini, apakah kamu bersemangat untuk memakainya hari ini?
• Apakah kamu juga memiliki tas yang serupa dengan tas yang akan dijual?
• Apakah tas ini salah satu tas yang unik (warna khusus, bentuk unik, edisi terbatas)?
• Apakah desain merupakan tren singkat yang tidak lagi kamu sukai?
Nah pertanyaan-pertanyaan di atas akan memudahkan kamu menentukan tas tersebut masih layak berada dalam lemari kamu atau tidak. Jika kamu tidak lagi mengenakannya atau tas tersebut dibeli hanya karena mengikuti tren semata dan bukan tas yang kamu banget. Ini adalah saat yang tepat untuk melepaskannya.
Sebelum akhirnya memutuskan mengeluarkan tas tersebut selama-lamanya dari lemari kamu. Lakukan lah latihan terlebih dahulu atau semacam gladi resik perpisahan. Lalu apakah itu gladi resik perpisahan? Kamu perlu latihan untuk siap kehilangan tas. Jangan buru-buru membuang barang atau menjual, tetapi berpisah dengannya untuk sementara, simpanlah di rumah orang tua atau di rumah saudara perempuan dan teman kamu. Lakukan ini hingga kamu siap berpisah dengan koleksi tas tersebut.






