Chanel Fall-Winter 2026 Bags menghadirkan deretan tas baru yang memperlihatkan bagaimana Chanel terus mengeksplorasi kode desain ikoniknya.
Dalam koleksi ini, berbagai siluet klasik seperti flap bag, 2.55 Reissue, dan 11.12 kembali hadir dengan pendekatan baru. Mulai dari layering, material yang berbeda, hingga bentuk yang lebih arsitektural.
Beberapa model pertama kali muncul di koleksi Spring–Summer 2026 dan Métiers d’Art 2026, lalu kembali dihadirkan dalam warna dan tekstur baru.
Di sisi lain, Chanel juga memperkenalkan sejumlah desain baru yang memberi perspektif segar pada tas klasik maison.

Salah satu tas yang paling menarik adalah layered Classic Flap, reinterpretasi dari dua ikon Chanel sekaligus: Chanel 2.55 Reissue dan Chanel Classic 11.12 Flap Bag.
Tas ini memiliki dua flap sekaligus. Di bagian bawah menggunakan Mademoiselle turn-lock khas 2.55, sementara flap atas menggunakan CC turn-lock klasik Chanel.
Desain ini juga diperkuat dengan kombinasi dua jenis chain strap yang berbeda, menciptakan tampilan layered yang unik.

Selain itu, Chanel juga menghadirkan versi baru dari 2.55 Reissue dengan pendekatan yang lebih dekoratif. Tas ini tetap mempertahankan Mademoiselle turn-lock dan Bijoux chain, namun ditambahkan rantai besar yang menjuntai di bagian depan tas. Menciptakan tampilan yang lebih statement dibanding versi klasiknya.
Eksperimen desain juga terlihat pada Classic 11.12 bag, yang muncul dalam versi lebih artistik. Salah satu model menampilkan lambskin warna pink pucat dengan lapisan satin transparan dan bordir bunga yang dihiasi bead. Desain ini menciptakan efek yang lembut dan hampir sheer.
Versi lain hadir dalam tweed klasik Chanel dengan kombinasi warna beige, abu-abu, dan putih.

Chanel Fall-Winter 2026 Bags: Siluet Baru dan Maxi Flap yang Kembali
Di luar reinterpretasi tas klasik, Chanel juga memperkenalkan Trapezoid Flap Bag, siluet baru dengan bentuk yang lebih arsitektural. Tas ini memiliki strap kulit tipis yang dapat diatur panjangnya serta penutup CC yang berputar untuk membuka tas, berbeda dari mekanisme turn-lock klasik.
Model ini hadir dalam beberapa material, termasuk flat-quilted leather dan grained calfskin tanpa quilting, memberikan tampilan yang lebih minimal. Warna yang ditampilkan di runway termasuk hitam, dark beige, dan cokelat tua, sementara versi mini hadir dalam suede hijau emerald.

Koleksi ini juga menghadirkan kembali Maxi Flap Bag yang pertama kali muncul di Spring–Summer 2026. Untuk musim ini, tas tersebut hadir dalam croc-embossed calfskin dengan warna olive green dan merah terang. Selain itu, versi tweed dengan strap berhias bead juga diperlihatkan, memberikan tekstur yang lebih kaya.
Beberapa tas lain yang mencuri perhatian termasuk flap bag tanpa quilting dengan metal trim, maxi flap berbahan faux fur yang terlihat seperti bantal, hingga flap bag penuh sequin hitam-putih yang mengikuti motif grafis dari koleksi ready-to-wear.
Melalui koleksi ini, Chanel memperlihatkan bagaimana tas ikoniknya dapat terus berkembang. Menggabungkan warisan desain klasik dengan eksperimen bentuk, tekstur, dan detail baru yang terasa segar untuk musim Fall–Winter 2026.
✨Tertarik memiliki koleksi baru Chanel atau lainnya?
Segera hubungi admin Lavergne untuk mendapatkan pilihan tas branded otentik dari rumah mode ternama seperti Louis Vuitton, Miu Miu, Hermès, Prada, dan banyak lagi.
Kamu juga bisa langsung mengunjungi Toko Lavergne di STC Senayan Lantai 2 Unit 49–50. Tempat di mana keanggunan dan keaslian berpadu dalam satu pengalaman berbelanja mewah yang berkelas!
Baca Juga: Chanel Preppy Coco, Tas Terbaru 2026 yang Dipakai Jennie & Dua Lipa
Intip Harga Tas Chanel Spring 2026 Pre-Collection, Ini Daftar Terbarunya!






